Gangguan tidur atau yang sering kita kenal dengan Insomnia lebih sering terjadi dari pada kenyataan pada umumnya. Diperkirakan 10-15% populasi mengalami masalah yang berhubungan dengan tidur. Sebagian besar masalah tidur yang menetap ditandai dengan tidur yang berlebihan atau kesulitan untuk mulai ydur atau tidur yang cukup.
Penderita sindroma Sleep Apnea biasanya dapat mengalami, restless sleep, mengompol, impotensi, nyeri kepala pagi hari, gangguan memori, problem belajar, mendengkur kuat, dan hipotensi.
Penderita insomnia ini tidak daat tidur pada malam hari, mengalami kesulitan untuk tetap tidur, atau terbangun lebih dini. Gangguan tidur pada malam hari mengakibatkan penderita mengantuk pada siang hari.
Jadi untuk mengatasi kebiasann gangguan tidur atau insomnia ini yang pertama, yaitu turunkan berat badan, pengobatan dengn stimulansia pernafasan pada malam hari sangat membantu pengobatan dan dan mengurangi rasa mengantuk pada siang hari. Pacuan diafragma digunakan pada gangguan tidur tipe sentral. Cara yang kedua, sering tidur sejenak, manipulasi lingkungan seperti mengubah waktu tidur, olahraga sore hari, mandi air hangat sebelum tidur. Yang ketiga dengan cara teknik relaksasi, psikoterapi dan obat obatan hipnotika jangka pendek.
Gangguan tidur lain yang jarang terjadi adlah berjalan pada waktu tidur, mimpi buruk, mengompol, dan mioklonus malam hari. Pesan tambahan bagi penderita insomnia tidurlah tiap malam pada jam yang tepat dan bangun pada waktu yang tepat juga, gunakan tempat tidur hanya untuk tidur saja jangan untuk makan dan membaca, jangan makan terlalu banyak menjelang tidur, jangan menggunakan alkohol sebagai obat hipnotika, bila tidak dapat tidur setelah beberapa waktu bangun dan kerjakan sesuatu.









0 komentar:
Posting Komentar